Judi Poker Online: Manchester City Pertimbangkan Ambil Jalur Hukum Terkait Ocehan Presiden La Liga

Bursa transfer musim panas ini melahirkan banyak percecokan. Masalah Neymar dan Barcelona belum lagi rampung, kini Presiden La Liga, Javier Tebar tengah bermasalah dengan salah-satu klub terkaya di Liga Primer Inggris, Manchester City.

Masalahnya tidak jauh dari finansial, Manchester City dituduh melakukan pembelian pemain dengan jumlah kocek diatas fair play transfer. Dikatakan oleh Tebar kepada Judi Poker Online, City diduga melakukan pembelian sebesar 215 juta poundsterling atau sekitar 3.7 miliar rupiah.

Walaupun begitu, UEFA telah mengungkapkan bahwa Manchester City tidak melakukan pelanggaran tersebut dan saat ini mereka sedang melakukan investigasi kepada PSG yang juga melakukan pembelian besar-besaran musim ini.

Tuduhan Tebas kepada Manchester City dan PSG ternyata belum berhenti, Tebas kembali bersuara dalam sebuah konferensi. Tebas secara terang-terangan mengatakan bahwa kedua klub tersebut seperti mengencingi kolam renang atau menghancurkan industri sepakbola.

Mengenai ocehan yang dilakukan oleh Tebas, Manchester City mempertimbangkan untuk mengambil jalur hukum.

“UEFA telah bersuara dan mengatakan kami tidak bersalah, semuanya berdasarkan fakta yang ada. Sebaliknya, Tebas telah mengungkapkan sebuah peryataan yang tidak berdasarkan fakta”, tulis pihak Manchester City dalam Media Manchester.

“Kami telah mencatat pernyataan yang dikeluarkan oleh tuan Tebas pada hari ini dan pekan lalu. Saat ini kami akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum. Kami tengah mencari penasihat hukum yang tepat dan akan bergerak sesuai sarannya”, tutup pihak Manchester City.